"Terletak di posisi strategis tepat di
sisi lain ketinggian kota Tomohon berdiri bukit doa yang kaya ciri khas
wisata religius. Hadir untuk mereka yang haus petualangan berbeda, bukan
hanya sekedar berwisata, tetapi juga yang rindu berdiam diri sejenak
dalam doa di tempat ini."
Mencapai lokasi bukit doa ini bisa menggunakan kendaraan atau berjala kaki. Perlu sedikit usaha untuk menaiki jalan menanjak menuju tempat ini. Lokasi yang lumayan jauh dari jalan raya ini bida dicapai dengan berjalan kaki sekitar 10-15 menit.
Kondisi tubuh yang lelah dan dibasahi peluh seketika terobati ketika sudah tiba di lokasi bukit doa ini. Dari ketinggian kita langsung dibuat terpanan pemandangan megah dunung Lokon dan kota Tomohon. Udara sejuk dan segar begitu terasa saat kita memutuskan beristirahat sejenak sambil menikmati panorama indah ini.
Setelah sedikit melepas kelelahan usai menaiki jalan menanjak, perjalanan dilanjutkan kembali menuruni bukit. Selama perjalanan ini kita langsung disuguhi pemandangan puluhan pohon pinus dan jati di sepanjang perjalanan. Aroma segar dan harum yang dihasilkan dari pepohonan pinus menjadi aroma terapi menenangkan bagi jiwa dan tubuh yang lelah.
Hanya berselang lima menit perjalanan kita sudah tiba di pusat utama bukit doa ini. Dari kejauhan terlihat sebuah chapel megah yang dibangunm dengan arsitektur unik khas rumah ibadah umat Khatolik jaman dulu.
Makin ke bawah pemandangan chapel makin jelas. Berdiri di atas lapangan rumput luas yang ditumbuhi bunga rumput kecil berwarna kuning yang tersebar di antara rumput hijau seolah menggambarkan lukisan alam yang luar biasa. Untuk menghindari pengunjung menginjak rumput dan bunga rumput, pengelola sengaja membangun jalan kecil terbuat dari beton mengelilingi lokasi ini.
Dari tempat ini kita bisa melihat dari dekat bagian depan chapel yang dihiasi lonceng gereja. Penelusuran bisa dilanjutkan ke bagian belakang chapel. Terdapat aneka rerumputan warna-warni yang tumbuh di bagian belakang chapel yang berhadapan langsung dengan pemandangan kota Tomohon dan gunung Lokon, membuat lokasi ini bukan hanya cocok untuk tempat rekreasi tetapi juga dimanfaatkan beberapa pasangan untuk mengambil foto pre wedding.
Di sekitar areal chapel dimanfaatkan sebagian besar warga nasrani untuk menggelar ibadah padang dan rekreasi bersama di bawah pepohonan pinus.
Puas menimati keindahan chapel perjalanan bisa dilanjutkan ke beberapa situs religius yang juga terdapat di lokasi bukit doa ini.
Di bagian depan chapel kita bisa menemukan sebuah bangunan teater, yang dibangun seperti miniatur bagian dalam gedung pertunjukan Gladiator. Tempat duduknya melingkar sampai ke bawah. Di tempat ini biasanya rombongan dalam jumlah besar mengambil foto bersama.
Maju agak ke kiri dari tempat ini kita bisa menemukan sebuah bangunan mirip chapel, tetapi bedanyak tempat ini bisa dimasuki pengunjung yang menggelar ibadah bersama. Di bagian pintu masuk depan aula ini terdapat gapura alami yang terbentuk dari anyaman tanaman melingkar yang unik.
Ratusan jemaat nasrani biasanya memanfaatkan tempat ini untuk beribadah memperingati beberapa peristiwa religius.
Terus ke belakang dari aula ini kita bisa menemukan sebuah gua Maria besar dimana bagian belakang gua mengalir air alami yang keluar dari celah-celah gunung batu yang terletak di sekaitar lokasi. Sebuah patung Maria besar yang dihiasi dengan aneka tanaman air warna-warni menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Bahkan di tempat ini banyak dimanfaatkan umat Katolik untuk berdoa.
Tepat di depan goa Maria, kita bisa menemukan sebuah lorong panjang dan remang-remang yang akan membawa kita melihat dari dekat miniatur prosesi jalan Salib Yesus Kristus. Di depan lorong ini terdapat beberapa kolam besar dengan air alami pegunungan tempat berbagai jenis ikan air tawar hidup dan berenang dengan gembira.
Menyaksikan beberapa tempat di dalam areal lokasi bukit doa yang sangat luas ini membuat setiap pengunjung bukan hanya puas berekreasi tetapi juga puas meniknmati berbagai petualangan religius yang ada di tempat ini.
Tersedia beberapa cafe di beberapa titik di lokasi ini untuk melayani pengunjung yang haus atau ingin sekedar menikmati makanan kecil sambil beristirahat.
Tidak ada patokan harga tiket masuk ke lokasi ini. Pengunjung yang datang hanya diminta mengisi uang sumbangan digunakan untuk pengelolaan lokasi bukit doa.
Keasrian dan kebersihan lokasi yang sangat terjaga menjadikan lokasi bukit doa ini sebagai satu diantara lokasi kunjungan terafavorit bukan hanya bagi warga kota Tomohon tetapi juga Manado, Minahasa dan Bitung. Bahkan wisatawan luar daerah dan mancanegara juga banyak yang datang ke tempat ini.
Penulis: Migel_Angelo
Mencapai lokasi bukit doa ini bisa menggunakan kendaraan atau berjala kaki. Perlu sedikit usaha untuk menaiki jalan menanjak menuju tempat ini. Lokasi yang lumayan jauh dari jalan raya ini bida dicapai dengan berjalan kaki sekitar 10-15 menit.
Kondisi tubuh yang lelah dan dibasahi peluh seketika terobati ketika sudah tiba di lokasi bukit doa ini. Dari ketinggian kita langsung dibuat terpanan pemandangan megah dunung Lokon dan kota Tomohon. Udara sejuk dan segar begitu terasa saat kita memutuskan beristirahat sejenak sambil menikmati panorama indah ini.
Setelah sedikit melepas kelelahan usai menaiki jalan menanjak, perjalanan dilanjutkan kembali menuruni bukit. Selama perjalanan ini kita langsung disuguhi pemandangan puluhan pohon pinus dan jati di sepanjang perjalanan. Aroma segar dan harum yang dihasilkan dari pepohonan pinus menjadi aroma terapi menenangkan bagi jiwa dan tubuh yang lelah.
Hanya berselang lima menit perjalanan kita sudah tiba di pusat utama bukit doa ini. Dari kejauhan terlihat sebuah chapel megah yang dibangunm dengan arsitektur unik khas rumah ibadah umat Khatolik jaman dulu.
Makin ke bawah pemandangan chapel makin jelas. Berdiri di atas lapangan rumput luas yang ditumbuhi bunga rumput kecil berwarna kuning yang tersebar di antara rumput hijau seolah menggambarkan lukisan alam yang luar biasa. Untuk menghindari pengunjung menginjak rumput dan bunga rumput, pengelola sengaja membangun jalan kecil terbuat dari beton mengelilingi lokasi ini.
Dari tempat ini kita bisa melihat dari dekat bagian depan chapel yang dihiasi lonceng gereja. Penelusuran bisa dilanjutkan ke bagian belakang chapel. Terdapat aneka rerumputan warna-warni yang tumbuh di bagian belakang chapel yang berhadapan langsung dengan pemandangan kota Tomohon dan gunung Lokon, membuat lokasi ini bukan hanya cocok untuk tempat rekreasi tetapi juga dimanfaatkan beberapa pasangan untuk mengambil foto pre wedding.
Di sekitar areal chapel dimanfaatkan sebagian besar warga nasrani untuk menggelar ibadah padang dan rekreasi bersama di bawah pepohonan pinus.
Puas menimati keindahan chapel perjalanan bisa dilanjutkan ke beberapa situs religius yang juga terdapat di lokasi bukit doa ini.
Di bagian depan chapel kita bisa menemukan sebuah bangunan teater, yang dibangun seperti miniatur bagian dalam gedung pertunjukan Gladiator. Tempat duduknya melingkar sampai ke bawah. Di tempat ini biasanya rombongan dalam jumlah besar mengambil foto bersama.
Maju agak ke kiri dari tempat ini kita bisa menemukan sebuah bangunan mirip chapel, tetapi bedanyak tempat ini bisa dimasuki pengunjung yang menggelar ibadah bersama. Di bagian pintu masuk depan aula ini terdapat gapura alami yang terbentuk dari anyaman tanaman melingkar yang unik.
Ratusan jemaat nasrani biasanya memanfaatkan tempat ini untuk beribadah memperingati beberapa peristiwa religius.
Terus ke belakang dari aula ini kita bisa menemukan sebuah gua Maria besar dimana bagian belakang gua mengalir air alami yang keluar dari celah-celah gunung batu yang terletak di sekaitar lokasi. Sebuah patung Maria besar yang dihiasi dengan aneka tanaman air warna-warni menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Bahkan di tempat ini banyak dimanfaatkan umat Katolik untuk berdoa.
Tepat di depan goa Maria, kita bisa menemukan sebuah lorong panjang dan remang-remang yang akan membawa kita melihat dari dekat miniatur prosesi jalan Salib Yesus Kristus. Di depan lorong ini terdapat beberapa kolam besar dengan air alami pegunungan tempat berbagai jenis ikan air tawar hidup dan berenang dengan gembira.
Menyaksikan beberapa tempat di dalam areal lokasi bukit doa yang sangat luas ini membuat setiap pengunjung bukan hanya puas berekreasi tetapi juga puas meniknmati berbagai petualangan religius yang ada di tempat ini.
Tersedia beberapa cafe di beberapa titik di lokasi ini untuk melayani pengunjung yang haus atau ingin sekedar menikmati makanan kecil sambil beristirahat.
Tidak ada patokan harga tiket masuk ke lokasi ini. Pengunjung yang datang hanya diminta mengisi uang sumbangan digunakan untuk pengelolaan lokasi bukit doa.
Keasrian dan kebersihan lokasi yang sangat terjaga menjadikan lokasi bukit doa ini sebagai satu diantara lokasi kunjungan terafavorit bukan hanya bagi warga kota Tomohon tetapi juga Manado, Minahasa dan Bitung. Bahkan wisatawan luar daerah dan mancanegara juga banyak yang datang ke tempat ini.
Penulis: Migel_Angelo






Tidak ada komentar:
Posting Komentar