Kamis, 21 Maret 2013

Akolhol Manado (cap tikus)

MINUMAN keras tradisional Cap Tikus seakan menjadi momok bagi aparat kepolisian yang kini lagi mengangkat trend ber-tagline “Brenti Jo Bagate”. Polda Sulut dan jajaran memang perlu berusaha keras membasmi penyakit mabuk dari tengah masyarakat, karena kebiasaan menenggak Cap Tikus sejatinya sudah membudaya bagi warga Minahasa dan Sangihe sejak 2 abad silam. Budayawan di blog Kerukunan Keluarga Pakasaan Remboken menulis minuman beralkohol tinggi itu dibuat sendiri oleh petani seho dari daratan Minahasa dan Sangir, tanpa ada campuran kimia apapun. Konon dalam legenda warga Minahasa, menurut Jessy, diyakini Cap Tikus adalah ciptaan dewa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar